Karena Salah Jalur Jalan, Satu Mobil Avansa Menabrak satu sepeda motor.
Telah terjadi sebuah kecelakaan satu orang tewas dan satu orang tulang tangan kanan dan tulang tangan kiri patah parah yang cukup hebat kemarin sore pukul 2:45 WIT pada jalan trans papua enarotali paniai di diyaikunu pada tanggal 12 April 2019. Satu mobil avansa warna hitam yang di kendarai oleh seorang anak muda yang bernama Degei asal dari paniai, ia mengendarai mobil dengan kecepatan yang tinggi yakni 120 KM/jam dan dia arah dari paniai ke nabire.
Mobil yang memiliki nomor polisi DS Plait merah tersebut telah menabrak dua pemudah mengandarai sepeda motor karena mengalami salah jalur pada motornya.
Gambar. Seorang pemudah luka parah dan patah tulang tangan bernama Otinel Tebai
Gambar: seorang pemudah korban tewas ditempat bernama Sakia Kegiye.
Seorang pengguna sepeda motor tewas di tempat setelah menabrak mobil avansa hitam Jalan trans papua nabire enarotali Diyaikunu Siriwo Kecamatan Mapia,Kabupaten Dogiyai, papua.
"Korban diketahui bernama Sakia Kegiye umur 17 tahun, dan sobatnya bernama Otinel Tebai umur 17 tahun juga luka parah tulang tangan kanan patah parah, warga Kampung Abouyaga, Desa Abouyaga, Kecamatan Mapia Barat. Pemuda tersebut membawa motor bongceng dengan sobatnya dari arah Nabire menuju Mapia Kabupaten Dogiyai," kata saksi Yulianus Gobai hari sabtu, 12 April 2019.
Tujuan pemudah berdua dari Nabire ke Mapia untuk mengambil ijazah SD nya si korban Sakia Kegiye.
Untungnya Ayahnya si korban bernama Pilivus kegiye status pekerjaan sebagai pdt/ hamba Tuhan dia katakan kepada saudara-saudara setempat itu bahwa: dia adalah saya punyak anak yang korban jadi kita kuburkan dia saja katanya, setelah kejadian kecelakaan yang terjadi sama sekali tidak memintah denda maupun uang berobat, namun untuk pengemudi mobil avansa hitam Degei tersebut tidak kena apa-apa maka didalam tangan polsekMapia,
si pihak korban suruh pulangkan ke tempat asal si Degei di paniai dengan selamat.
Dan yang si Otinel Tebai patah tangan kanan dan bengkok tulang tangan kiri cukup parah dan saat ini masih di rawat di Rumah sakit Siriwini Nabire papua.
#Sumber.Memau Ateb Dobiyou Banda Aceh.
Telah terjadi sebuah kecelakaan satu orang tewas dan satu orang tulang tangan kanan dan tulang tangan kiri patah parah yang cukup hebat kemarin sore pukul 2:45 WIT pada jalan trans papua enarotali paniai di diyaikunu pada tanggal 12 April 2019. Satu mobil avansa warna hitam yang di kendarai oleh seorang anak muda yang bernama Degei asal dari paniai, ia mengendarai mobil dengan kecepatan yang tinggi yakni 120 KM/jam dan dia arah dari paniai ke nabire.
Mobil yang memiliki nomor polisi DS Plait merah tersebut telah menabrak dua pemudah mengandarai sepeda motor karena mengalami salah jalur pada motornya.
Gambar. Seorang pemudah luka parah dan patah tulang tangan bernama Otinel Tebai
Gambar: seorang pemudah korban tewas ditempat bernama Sakia Kegiye.
Seorang pengguna sepeda motor tewas di tempat setelah menabrak mobil avansa hitam Jalan trans papua nabire enarotali Diyaikunu Siriwo Kecamatan Mapia,Kabupaten Dogiyai, papua.
"Korban diketahui bernama Sakia Kegiye umur 17 tahun, dan sobatnya bernama Otinel Tebai umur 17 tahun juga luka parah tulang tangan kanan patah parah, warga Kampung Abouyaga, Desa Abouyaga, Kecamatan Mapia Barat. Pemuda tersebut membawa motor bongceng dengan sobatnya dari arah Nabire menuju Mapia Kabupaten Dogiyai," kata saksi Yulianus Gobai hari sabtu, 12 April 2019.
Tujuan pemudah berdua dari Nabire ke Mapia untuk mengambil ijazah SD nya si korban Sakia Kegiye.
Untungnya Ayahnya si korban bernama Pilivus kegiye status pekerjaan sebagai pdt/ hamba Tuhan dia katakan kepada saudara-saudara setempat itu bahwa: dia adalah saya punyak anak yang korban jadi kita kuburkan dia saja katanya, setelah kejadian kecelakaan yang terjadi sama sekali tidak memintah denda maupun uang berobat, namun untuk pengemudi mobil avansa hitam Degei tersebut tidak kena apa-apa maka didalam tangan polsekMapia,
si pihak korban suruh pulangkan ke tempat asal si Degei di paniai dengan selamat.
Dan yang si Otinel Tebai patah tangan kanan dan bengkok tulang tangan kiri cukup parah dan saat ini masih di rawat di Rumah sakit Siriwini Nabire papua.
#Sumber.Memau Ateb Dobiyou Banda Aceh.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar